Ajaran Islam yang diberikan oleh Sunan Drajat tidak dibuat dengan paksa, menggunakan metode dakwah bil hikmah, yang merupakan cara yang bijaksana. Sumber : suhupendidikan.com

Pendekatannya adalah melalui akting yang dilakukan di masjid, memberikan pendidikan pesantren, serta memberikan saran atau solusi untuk berbagai masalah.

Dia adalah salah satu pengkhotbah yang juga menyebarkan Islam melalui seni yang sekarang dilestarikan di Museum Sunan Drajat.

Seni tersebut meliputi lagu-lagu Jawa, terutama lagu-lagu pangkur yang diiringi oleh genre, dan pengalaman mereka dalam memainkan serangkaian instrumen gamelan yang disebut Singo Mengkok.

Filosofi Sunan Drajat

Filosofi kehidupan atau pitutur Sunan Drajat dikenal sebagai “Catur Piwulang”, yang sampai sekarang masih dicatat oleh artegak di kompleks makam.

Scacchi berarti “Empat” dan Piwulang berarti “Ajaran”, jadi catur Piwulang adalah 4 ajaran untuk membantu orang lain.

Isi ajaran catur Piwulang adalah sebagai berikut:

Wenehono menandatangani Marang Wong, kanan Wuto
Keluarga Wenehono Marang Wong Kang
Payung Wenehono Marang Wong Kang Kaudanan
Wenehono marang wong kang pakaian kawudan

Arti dalam Bahasa Indonesia:

Berikan tongkat
Memberi sedekah kepada orang yang lapar
Berikan payung atau tempat berlindung kepada orang-orang di tengah hujan
Dari pakaian hingga orang yang tidak berpakaian

Dengarkan dan baca: Sunan Gresik

Ajaran tujuh anak tangga getah

Selain catur Piwulang, Sunan Drajat juga mengajarkan makna filosofi hidup yang disebut “tujuh skala getah”, yang dilukis di kompleks penguburannya.

Inilah makna filosofi dari tujuh skala getah:

  1. Kembangkan resep untuk mengetuk Sasoma

“Membangun resep tomasing Sasoma” berarti suatu keharusan bagi kita untuk membuat hati semua orang bahagia.

  1. Jroning suka waspada dan waspada

“Jroning mencintai kudu eling lan waspada” artinya ketika kita bahagia kita tidak boleh lupa dan selalu bersyukur kepada Tuhan dan tetap waspada.

  1. Laksmitaning subrata tan menciptakan marang pra-stratifikasi yang buruk

“Laksmitaning subrata tan menciptakan marang pringgabayaning lampah” yang merupakan ajaran untuk berdiri teguh, berusaha dan tidak putus asa untuk mencapai cita-cita tinggi.

  1. Meper pengerasan pancake

“Meper induration pancadriya” yang merupakan saran untuk mengandung jumlah gairah.

  1. Heneng-Silence-Henung

“Heneng-Silent-Henung” berarti bahwa ketika kita diam, dia harus menghadapi suasana yang tenang dan di sana kita dapat mencoba berdoa untuk mencapai cita-cita mulia.

  1. Mulya menggunakan lima kali

“Mulya guna lima kali” yang merupakan kebahagiaan yang selalu dapat dicapai dengan melakukan sholat lima waktu sehari-hari.

  1. catur Piwulang

Ajaran ketujuh adalah ajaran utama untuk bersosialisasi, sebagaimana dinyatakan dalam catur piwulang, seperti yang dijelaskan di atas.

Arti catur Piwulang, yaitu saran untuk berbagi pengetahuan dengan seseorang yang masih belum mengerti segalanya.

Seperti ajaran untuk amal, doktrin kesopanan untuk semua orang yang tidak malu, dan melindungi serta memberikan bantuan kepada semua orang yang menderita.

Karomah Sunan Drajat

Setiap wali memiliki karomah yang merupakan hadiah dari Tuhan. Lihatlah ulasan berikut oleh sunan Drajat karomah.

  1. Dia membantu ikan Cucut dan Talang

Ketika kapal tempat ia memulai atau tenggelam ke laut, sunan menempel pada dayung atau dayung kapalnya.

Sunan Drajat dapat bertahan hidup berkat bantuan Tuhan. Karena kemudian muncul ikan kerucut dan selokan atau ikan cakalang yang akhirnya menyelamatkannya.

Jadi, setelah dipengaruhi oleh gelombang lautan luas dan dibantu oleh ikan kerucut atau talang, ia akhirnya terjebak di sebuah desa di pantai Lamongan.

  1. Emisi air dari lubang umbi sebelumnya

Ketika Sunan Drajat melakukan perjalanan misinya, ia dan para pengikutnya haus. Jadi dia meminta semua orang untuk beristirahat dan mencari air untuk diminum.

Beberapa siswa mengambil umbi hutan atau wilus untuk air mereka. Pada saat itu, Sunan Drajat berdoa kepada Tuhan untuk menerima air, sehingga pada saat itu air keluar dari ekstrak umbi hutan.

Sampai sekarang, air dari bekas ekstrak umbi hutan masih ada, juga digunakan oleh sumur lokal. Sumur ini telah menjadi sumur abadi di daerah tersebut.

  1. Pindahkan masjid di malam hari

Ketika Sunan Sendang Dhuwur bertanya kepada masjid di Ratu Kalinyamat atau mbok Rondo Mantingan, ia diizinkan membawa masjid mulia ke Jepara.

Ratu Kalinyamat memungkinkan untuk memindahkan masjid ke Jepara untuk dibawa ke desa Sendang Dhuwur.Namun dengan syarat, ketika nanti bergerak seharusnya tidak ada jejak transfer.